Login

or


Email
Password

Mylife

2019 RELATIONSHIP GOALS TIPS

11 Desember 2018

Gak bisa dipungkiri sosial media mempengaruhi mindset dan perilaku kita tentang segala hal, termasuk relationship. Berapa kali sih dalam sehari kita ngeliat hashtag relationship goals, yang akhirnya disadari atau nggak hal tersebut ngebentuk suatu standarisasi hubungan yang baik itu kayak apa. Emang sah-sah aja sih buat dilakukan, tapi kita juga musti ingat kalo tiap orang itu berbeda. Dan apa iya kalo kita mengadopsi apa yang mereka lakukan ke hubungan sendiri akan ngejamin hubungan kita akan disebut relationship goals juga? Lalu apa sih sebenarnya relationship goals itu?

 

Dilansir dari Psychology Today, psikolog dan psikoterapis Barton Goldsmith Ph.D bilang relationship goals itu artinya ketika masing-masing udah saling percaya kalo mereka bisa lebih baik dan kuat jika bersama. Karena sesuatu yang dilakukan bersama akan lebih punya power dibandingkan sendiri.

Dan menurut psikolog Stephanie A. Sarkis, relationship goals harus bisa saling respek satu sama lain dan juga punya goals yang sama, termasuk masalah keuangan.

 

Berdasarkan hal ini, ada beberapa alasan relationship goals harus dibentuk sendiri secara real, bukan ngeliat dari posting dan hashtag belaka.

 

Punya relationship goals sendiri bikin kita lebih bebas bergerak dan berekspresi tanpa adanya batasan standar orang lain.

Punya relationship goals sendiri tentu aja lebih menguntungkan karena ada komunikasi yang kita lakukan. Di sini kita jadi tahu, apa kesukaan dan keinginan masing-masing. Dengan gitu kita akan lebih mengenal satu sama lain, dan kalo udah punya goals yang sama mau mengkhayal kayak apa juga bebas! Gak perlu ngerasa kebeban atau takut buat ngewujudinnya karena toh ini goals berdua, bukan karena orang lain.

 

Tutup kuping dan mata, minimalisir campur tangan orang lain terhadap relationship goals yang udah kita bikin.

“gue liburan bareng sama pacar ke luar negeri”

“gue dikasih fancy dinner sama pacar di resto mahal”

“pacar gue romantis banget kayak oppa di drama, kapan pacar lo bisa begitu?”

Jangan dengerin bisik-bisik tetangga dan membandingkan relationship kita sama orang lain. ingat, relationship goals itu adalah antara kita dan si pacar, bukan antara kita, pacar dan orang lain. Dan setiap orang nunjukin bentuk kasih sayangnya beda-beda. Gak dikasi fancy dinner, siapa tau si pacar lebih milh masakin sesuatu buat kita. Kurang romantis apa lagi tuh.

 

Kita bukan celebrity kayak Raisa yang kalo ngeposting tentang hubungan bakal diengaged bahkan dikomen ratusan orang.

Punya keinginan berapi-api jadi kayak seleb atau influencer yang liburan mewah atau ngerayain ultah heboh, terus dipost di sosial media sebenarnya tujuannya buat diri kita apa sih? Apakah di kita ada efeknya, terutama ke hubungan kita sama pacar?

Well... Kita punya hak penuh untuk memposting di sosial media, beneran deh, its really up to us. Tapi ketika keinginan itu ada hanya karena terpengaruh pingin ikutan standar ala seleb, ikutan trend dan pamer, rasanya sayang banget kita harus terjerumus. Apalagi kalo ujungnya malah bikin kita dan pacar stress karena ngerasa hubungan kita gak memenuhi ‘standar’ sosial media.

 

Terinspirasi boleh tapi jangan maksain. Yang ada bukannya relationship goals sungguhan yang didapat, tapi cuma kebahagiaan sementara aja.

Sekali lagi, terinspirasi relationship goals di sosial media itu sah-sah aja, setiap orang bebas kok. Lagian siapa sih yang gak mau punya relationship goals seperti seleb yang kita suka. Namun, kita gak boleh memaksakan diri. Apalagi ketika situasi dan kondisi (ehem keuangan) gak memungkinkan. Jangan sampe pacar ngerasa hubungan kalian hanya semata demi pamer di sosial media aja.

 

Jangan membangun ekspektasi berlebih supaya relationship kita juga bisa dibilang relationship goals, sama seperti yang kita lihat di sosial media.

Menurut beberapa penelitian, pasangan yang bahagia justru gak mengumbar atau pamer kebahagiaan mereka, terutama di sosial media. Kalo pun mau ngasih lihat paling hanya di momen tertentu. Karena mereka sadar relationship goals mereka hanya mereka sendiri yang paham, bukan karena ikut-ikutan trend.

Yup, ngikutin relationship goals orang lain sebenarnya cuma bikin kita capek dan buang-buang waktu aja. Karena bagaimanapun yang ngejalanin hubungannya kan kita berdua, dan kita jugalah yang harus bertanggung jawab buat kelangsungan hubungan ini. Daripada ngebangun ekspektasi hanya karena foto indah di sosial media, akan lebih baik kalo ngebangun kebahagian tanpa harus berekpektasi berlebihan.


Foto: Shutterstock   

Related Articles

Cara mengatasi writer block

02 September 2016

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

24 Mei 2019

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

Teman yang selalu tergantung atau Overly Attached Friends

13 April 2016

Punya teman yang tergantung sama kita yang sampai mengatur apa yang harus dan nggak harus kita kerjain dan musti tau kita lagi jalan sama siapa pun? Nah ini tipsnya

PROJECT BARENG SAUDARA

02 September 2016

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.