Login

or


Email
Password

Mylife

MENGENAL TIPE GENERASI: GEN Y, GEN Z, GEN ALPHA

21 Maret 2019

Beda generasi, pasti beda juga karakter dan kebiasaanya. Let’s see what’s the big differences from each generations! (P.S: we’re not including Gen Halilintar here xD)

Kita mungkin sering dengar tentang penyebutan generasi Millenials, generasi Z bahkan generasi Alpha. Menurut Generasi-generasi ini merupakan istilah yang dibuat untuk mengelompokkan manusia berdasarkan era dirinya lahir. Tiap generasi pun memiliki karakter yang berbeda-beda, dan hal ini biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya karena keadaan zaman yang dialami oleh masing-masing kelompok.

GENERASI Y A.K.A MILLENIALS

Tahun lahir: 1981-1994

Bisa dibilang, generasi Millenials merupakan generasi yang mulai melek teknologi dibanding generasi-generasi sebelumnya. Karena, di era inilah teknologi seperti komputer, ponsel, video game, dan juga internet mulai berkembang. Di generasi inilah pergeseran antara era konvensional ke era digital sangat terasa. Kalau dulu mengetik masih dengan mesin tik manual, berkirim surat juga masih mengandalkan pos, para generasi Y udah menikmati mudahnya mengetik lewat komputer dan menggunakan e-mail.

Kemudahan dan perkembangan teknologi ini juga jadi mendorong para generasi millenials untuk berlomba-lomba melahirkan inovasi yang berhubungan dengan teknologi. Buktinya, makin banyak perusahaan startup bermunculan, mulai dari e-commerce, aplikasi transport online, media sosial, atau apapun yang berbasis digital kebanyakan lahir dari tangan generasi Y. Dikutip dari Forbes, generasi milenial sangat mengutamakan passion dan nggak ragu untuk mengembangkan passion menjadi sumber penghasilan.

Kalaupun nggak berhubungan dengan teknologi, karakter para millenials terus-terusan ingin membuat sesuatu yang impactful dalam hal apapun dan cenderung mencari kesempatan baru, sehingga mudah bosan apabila hanya berkecimpung dalam hal yang itu-itu saja. Makanya nggak heran kalau generasi millenials diibaratkan sebagai ‘kutu loncat’, kalau orangtua kita bisa bekerja kantoran di satu perusahaan selama puluhan tahun, kita sebagai generasi millenials menganggap “kalau ada kesempatan yang lebih baik, why not?”

Facts about Gen Y:

 

GENERASI Z

Tahun lahir: 1995-2012

Kalau generasi Y sebagai pencetus lahirnya teknologi, generasi Z justru merupakan konsumen loyal dari inovasi tersebut. Kemudahan yang ada membuat generasi ini sangat bergantung dengan teknologi, mulai dari gadget canggih, koneksi internet yang makin stabil, kemudahan mengakses informasi, dan banyak lagi.

Di era ini juga kemunculan media sosial makin marak, membuat generasi Z cenderung menyukai aktivitas dan interaksi yang terjadi di dalamnya. Jadi nggak heran kalau generasi ini sangat mementingkan citra mereka lewat media sosial, karena generasi ini sangat kompetitif dan suka dipuji untuk hal-hal yang mereka lakukan. Jumlah likes dan juga followers pun ikut menjadi hal yang matters selain jiwa kompetitif di prestasi akademis.

Biarpun begitu, generasi Z jadi super kreatif untuk menciptakan hal baru yang dirasa akan tren di dunia maya dan tentunya mendapatkan uang. Contohnya, penggunaan bahasa slang, singkatan, dan juga video singkat yang berpotensi viral. Makanya banyak dari generasi ini yang memilih untuk jadi selebgram atau YouTuber, tanpa perlu ngantor atau berdagang, generasi ini udah bisa menghasilkan uang dari kreativitasnya membuat konten secara online. Cool!

Facts about Gen Z:

 

GENERASI ALPHA

Tahun lahir: 2013 – 2025

Lahir di era dengan teknologi yang udah semakin canggih, serta orangtua dari generasi Y dan mungkin Z yang juga ‘melek’ teknologi pastinya membuat generasi Alpha diprediksi lebih jago lagi dalam mengoperasikan dan mengembangkan dunia digital. Coba lihat adik kita atau sepupu yang masih balita, mereka anak-anak tapi udah mahir banget mengoperasikan smartphone, cari video di YouTube, atau selfie sekalipun. Banyak juga para bayi-bayi ini yang malah udah dibuatkan akun di sosial media, bahkan sebelum mereka bener-bener mengerti akan fungsinya.

Dengan arah era yang semakin digital dan mudah, pastinya bakal berpengaruh banget sama pola pikir dan kebiasaan dari generasi Alpha ini. Mereka diprediksi menjadi generasi yang paling sukses di antara generasi-generasi sebelumnya, karena akan memanfaatkan dan mengembangkan teknologi dengan maksimal karena sudah terbiasa sejak kecil. Berbeda dengan generasi millenials yang ada di masa transisi teknologi, generasi Alpha dianggap akan sangat mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi yang ada, dan justru memudahkan banyak hal umum dengan teknologi.

Facts about Gen Alpha:


Foto: Shutterstock

Related Articles

Cara mengatasi writer block

02 September 2016

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

24 Mei 2019

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

Teman yang selalu tergantung atau Overly Attached Friends

13 April 2016

Punya teman yang tergantung sama kita yang sampai mengatur apa yang harus dan nggak harus kita kerjain dan musti tau kita lagi jalan sama siapa pun? Nah ini tipsnya

PROJECT BARENG SAUDARA

02 September 2016

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.