Login

or


Email
Password

Mylife

WASPADA CARI TEMAN DI DUNIA MAYA!

26 Mei 2019

Di era digital seperti sekarang, nggak bisa dipungkiri kalau mencari teman baru gampang banget untuk dilakukan. Tapi di balik kemudahannya, ternyata  ada resiko besar yang bisa jadi bahaya buat kita!

Sejak hadirnya media sosial dan aplikasi online dating, berkenalan dengan orang lain tak sesulit beberapa tahun yang lalu. Hanya bermodalkan gadget dan koneksi internet, kita bisa berkenalan dengan orang dari belahan dunia manapun dengan mudah dan cepat.

Nggak ada kesan awkward karena malu saat harus ngobrol langsung, nggak ada istilah bingung mau cari ‘jodoh’ ke mana. Dunia maya mampu mengurangi rasa canggung saat berinteraksi dengan orang asing, karena nggak harus bertemu secara langsung saat itu juga. Selama obrolan nyambung dan asyik, komunikasi tetap akan seru-seru aja sampai akhirnya kita memutuskan untuk saling bertemu secara fisik.

Tapi nggak bisa dipungkiri, kalau aktivitas berkenalan secara online ini juga mengundang resiko yang cukup besar. Banyak cerita tentang pencarian teman atau pacar secara online ini justru berujung buruk, seperti penipuan, pemerkosaan, pembunuhan, hingga kemungkinan adanya aksi human trafficking, seperti yang pernah dialami oleh salah satu YouTuber ternama, Brittani Taylor.

Brittani bertemu dengan kekasihnya, Milos lewat aplikasi online dating dan langsung terpikat dengan foto-foto dan deskripsi yang ada di profil cowok ini, yaitu Milos adalah seorang dokter yang cukup berada, dan sedang meneruskan sekolah kedokterannya. Singkat cerita, mereka akhirnya bertemu dan mulai berkomitmen untuk membangun kehidupan bersama. Cerita cinta mereka terekam lengkap dalam daily vlog milik Brittani, mulai dari bagaimana mereka ketemu, bertunangan, hingga akhirnya mereka memiliki anak. Di balik cerita indah di vlog mereka, ternyata banyak kejadian di luar kamera yang akhirnya baru diceritakan oleh Brittani lewat buku “A Sucky Love Story: Overcoming Unhappily Ever After”, salah satunya adalah bagaimana Brittani tertipu dengan status Milos yang ternyata bukanlah seorang dokter, terjebak dalam kondisi toxic love di mana ia selalu yang menanggung tekanan dari Milos di sisi finansial, sampai adanya kecurigaan kalau Brittani dan bayinya akan dikirim ke Bosnia, negara asal Milos dan hampir menjadi korban human trafficking.

Kasus Brittani merupakan satu dari banyak kejadian nggak menyenangkan dari hubungan pertemanan via online. Selain itu, ada banyak alasan kenapa online dating lebih banyak sisi negatifnya!

Berbohong di Profil

Nggak semua orang di dating apps adalah palsu. But hey, bikin profil palsu di media sosial dan aplikasi memang semudah itu lho! Bahkan menurut riset yang pernah dilakukan oleh 1000 orang pengguna aplikasi online dating di Amerika, sekitar 53% dari mereka mengaku ‘memalsukan’ identitas mereka di aplikasi online dating, mulai dari foto yang di-upload, kebohongan usia, nama, hingga berbohong tentang pekerjaan supaya terlihat menjanjikan secara finansial. Dan hal ini kebanyakan mereka lakukan untuk membuat orang-orang tertarik untiuk berinteraksi dengan mereka.

Kecenderungan Untuk Aktivitas Seksual

Kalau kamu hanya iseng mencari teman atau pacar dengan hubungan yang bertahan lama, sebaiknya kamu pikir dua kali! Bukan nggak mungkin kamu menemukan pacar idaman atau teman baik secara online, tetapi banyak juga orang-orang yang justru mengincar aktivitas seksual dari hubungan online ini. Nggak mau kan tiba-tiba kamu diminta atau nerima foto vulgar dari mereka terus menerus? Yikes!

Rentan Penipuan

Mungkin mereka nggak berbohong di profil, mungkin juga mereka nggak menjurus ke arah seksual, tapi kita tetap harus berhati-hati karena kemungkinan untuk jadi korban penipuan juga besar banget. Jangan pernah kasih indentitas lengkap, alamat, ataupun tawaran untuk diantar pulang kalau memang kamu berencana untuk ketemuan. Tapi bukan berarti kamu jadi parno dan bikin kencan kalian jadi nggak nyaman, ya. You can still enjoy your blind date with him, but keep aware with the situation.

 

HOW TO KEEP SAFE?

Playing with social media and dating app to find new friends is totally fun, dan nggak ada salahnya untuk memperluas networking tapi supaya nggak terjebak kayak kasus-kasus yang udah ada, cara-cara ini bisa kamu praktekkan sebelum kamu mulai serius mencari teman secara online!

Jangan berikan informasi pribadi secara detail

Obrolan yang semakin seru di dating app bisa menjurus ke informasi penting seputar identitas kamu dan dia. Menurut the Guardian Soulmates, hal yang TIDAK BOLEH dishare pertama kali ketika berkenalan adalah nama lengkap (nama keluarga), alamat lengkap, tempat kita bersekolah atau bekerja, posisi kita apa (kalau bekerja), nomor telepon, dan alamat email. Hal-hal yang detail seperti ini hanya boleh dishare apabila kita dan orang tersebut sudah membangun mutual trust. Ketika pertama berkenalan, kita hanya diijinkan untuk sharing tentang hal-hal umum, misalnya lagi sibuk ngapain atau kalaupun mau ngasih info tempat tinggal, bilang aja daerah tempat tinggal kita secara umum. Yang pasti jangan juga kamu berikan kontakmu dengan terlalu cepat ya! You both can still have fun conversation through the app, right?

Cek ‘kebenaran’ profilnya

Beberapa dating app punya fitur menyambungkan aplikasi dengan media sosial yang ia pakai. Bisa juga kamu bisa tanya langsung atau kamu cek dari nama profilnya. Nah, dari sini kamu bisa mulai stalking tentang latar belakang kehidupannya, supaya nggak terjebak dengan profil palsu. Atau cara paling gampang adalah dengan meng-googling nama dan profile picture yang dipake via google image. Kalau nama dan profil picturenya nggak sinkron, then you know you are dealing with a bad person.

Hindari ketemuan di tempat privat dan sepi

Namanya juga sama orang asing yang baru banget mau kamu temui, masa iya kamu mengiyakan untuk ketemu di kostan atau rumahnya tanpa memikirkan hal ini akan berujung ‘lain’? Supaya tetap aman, pastikan kita dan dia bertemu di tempat keramaian, misalnya mall atau cafe. Atau bahkan ajak teman. Dilansir dari Crime Daily, ketika bertemu pertama kali dengan orang asing, usahakan kita mengajak seseorang. Boleh teman atau kakak, yang pasti ketika pertemuan pertama jangan sendirian. Idealnya untuk bertemu hanya berdua aja itu di ketiga kalinya. Dengan gini, bukan cuma kita tapi orang sekitar kita pun bisa mengenal (dan ikut menilai) orang tersebut. Dan juga supaya kita bisa mengenal sosoknya yang hanya kita kenal di balik layar smartphone dengan lebih baik di dunia nyata. Who knows, kalian cocok dan berjodoh?

Nah kalau misalnya dia menolak dan hanya ingin bertemu berduaan aja, mungkin kita harus mempertimbangkannya lagi secara matang. 

Share hubunganmu ini ke teman baik

Masih berkaitan dengan point di atas. Nggak perlu malu kalau kamu memang mencari pacar atau teman baik via media sosial, karena sebenarnya, menceritakan hubunganmu dengan seseorang di media sosial atau dating app ini justru secara nggak langsung menjaga kamu jika sesuatu hal terjadi. Dia juga bisa jadi teman curhat kamu kalau-kalau hubunganmu lagi mengalami ups and downs.

Last but not least, just becareful! 

 


Foto: Shutterstock

Related Articles

Cara mengatasi writer block

02 September 2016

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

24 Mei 2019

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

Teman yang selalu tergantung atau Overly Attached Friends

26 Mei 2019

Ngalamin? Baca disini tipsnya!

PROJECT BARENG SAUDARA

02 September 2016

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.