Login

or


Email
Password

Mylife

THE UNHEALTHY RELATIONSHIP

 

Sebuah hubungan bisa dibilang sehat kalau kedua orang di dalamnya ngerasa nyaman, dan nggak ada yang saling memaksakan atau merugikan salah satu pihak. Tapi kadang kita ketutup sama perasaan nih. Ayo coba dicek lagi kondisi kesehatan hubungan kamu!

 

Case 1: He makes you away slowly from your family and friends

Saat jatuh cinta, kita jadi sering banget ngabisin waktu berdua sama dia. Pengennya emang sama dia terus ya. Ke mana-mana berdua. Nah, coba perhatiin lagi, komposisi waktu berdua sama pacar kita udah berlebihan belum? Sambil sarapan chat sama dia, berangkat sekolah dijemput, di sekolah makan bareng, pulang dianter, les ditungguin, malemnya masih video call berdua sampe tidur. Belum wikennya. Bandingin sama waktu kita ngobrol sama mama papa, atau curhat sama kakak/adek. Inget nggak kapan terakhir kita jalan bareng sekeluarga atau nemenin mama belanja dan masak? Kalau jawabannya nggak, berarti ada ketidakseimbangan di hidup kita yang berawal dari hubungan yang nggak sehat sama pacar.

 

Case 2: He makes you lie

Mama nungguin di rumah, nanya kita mulu lagi di mana. Kita cuma kasih alesan masih ada tambahan pelajaran padahal lagi nungguin pacar latihan basket karena pacar minta ditemenin. Hal-hal yang kayaknya kecil gini bikin hubungan kita sama keluarga nggak bagus lho. Sekecil apapun kebohongan yang kita bikin karena pacar, itu berarti hubungan kita sendiri sama pacar juga nggak sehat. Pacar yang baik nggak akan bikin kita bohongin keluarga.

 

Case 3: He has a crush on someone else

Ini sih nggak sopan ya. Masa pacarannya sama kita tapi sebenernya dia suka sama orang lain. Or else, suka ngeliatin cewek lain. Dan buruknya lagi, kalau kita udah tau tapi kita nggak peduli. Emang hubungan kayak gini yang kita mau? Capek lho satu pihak aja yang ngasih tapi nggak pernah nerima perasaan dan perhatian yang sama.

 

Case 4: He lies, like a lot, to you

Sekali sih okelah bisa dimaafin. Tapi kalau sering bohongnya dan kita udah tanyain, pernah ngegap-in dan dia tetep aja ngelakuin hal yang sama, ya udahlah ya. No need to work on this relationship anymore. He’s just not the one, dear.

 

Case 5: He hurt you, physically and mentally

Ini mungkin yang paling parah. Beberapa cewek milih buat diam saat pacarnya melakukan kekerasan secara verbal berupa ucapan seperti menghina atau memaki, dan secara fisik seperti memukul, menampar, mencubit atau bahkan menendang. Girls, please respect yourself. Jangan takut buat mutusin cowok yang SEKALI aja nyakitin kita verbally or physically. Nggak usah nunggu berlarut-larut. Cinta sih boleh, tapi yang masuk akal ya. Hurting us bukan bagian dari nunjukin rasa sayang lho. Leave him dan kalau perlu, laporin ke pihak berwajib.

 

Foto: Shutterstock

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.