Login

or


Email
Password

Mylife

ALASAN HARUS PUNYA BODY IMAGE POSITIF

Inget-inget deh, seberapa sering temen-temen kita bilang, “aduh, gue gendut banget deh nih, harus diet!”, “ya ampun, jerawat gue banyak  banget!”, “kira-kira gue bakalan tambah tinggi nggak ya? Malu deh tinggi nggak nambah-nambah gini!”. Atau jangan-jangan kita sendiri yang sering complain hal kayak gitu seputar fisik kita? Padahal di masa remaja kayak kita gini, penting banget buat punya body image yang positif sama tubuh kita sendiri.

 

APA ITU BODY IMAGE?
Pertama, kita harus tau dulu apa itu body image. Yang dinamain body image adalah gambaran seseorang terhadap tubuhnya sendiri secara fisik, mulai dari bentuk tubuh, berat badan yang dipunya, warna kulit, kebersihan, sampe gimana cara seseorang ngeliat struktur wajahnya, semuanya masuk dalam kategori body image. Nah, karena masa remaja adalah masa transisi di mana seorang anak secara perlahan berkembang menjadi dewasa, ada banyak banget perubahan yang terjadi di kondisi psikisnya, dan terutama fisiknya.

KENAPA KITA BISA PUNYA BODY IMAGE?
Waktu kita masih kecil, mungkin urusan berat badan dan potongan rambut nggak pernah kita masalahin, tapi seiring dengan bertambahnya usia kita, urusan itu jadi super penting buat dipikirin. Kita mulai ngeliat temen-temen tambah tinggi, dan khawatir karena tinggi badan kita nggak juga nambah tinggi. Dan di masa remaja kita mulai khawatir sama masalah berat badan dan bentuk tubuh yang ideal, karena ngerasa dan ngeliat semua temen-temen kita pun punya acuan kayak gimana bentuk badan yang dibilang bagus itu.

Peran role model juga nggak bisa lepas dari terciptanya si body image ini lho. Kalo kita tiap hari ngeliat berita soal Kendall dan Kylie Jenner dan seringkali bilang mereka itu keren banget dengan bentuk badan yang dimiliki, kita akan ngerasa kalo patokan bentuk badan yang bagus adalah kayak Kylie dan Kendall Jenner. Lama-lama, kita akan percaya kalo bentuk tubuh yang lain nggak bagus dan berusaha sekuat tenaga buat punya badan kayak dua selebriti itu.

Dan karena secara psikis remaja kayak kita ini belum matang dalam berpikir, kita mikir figur terkenal kayak seleb adalah panutan yang harus banget dicontoh dan di-copy paste. Terlebih lagi lingkungan pertemanan dan keluarga juga ngaruh banget ke cara pandang remaja mengenai dirinya di mata orang lain.

TERUS, GIMANA CARANYA KITA BISA PUNYA BODY IMAGE YANG POSITIF?
Yang pertama harus dipahamin dulu adalah semua orang terlahir dengan struktur dan bentuk tubuh yang berbeda satu sama lain. Makanya, adalah hal yang nggak mungkin untuk ‘mematenkan’ satu bentuk tubuh tertentu dan mengkategorikannya sebagai ‘ideal’. Kalo ini udah kita pahamin, percaya deh, setiap kali kita ngeliat foto Kendall dan Kylie, kita nggak akan ngerasa ngiri.

Kedua, kita harus tau kalo masa pubertas ngebawa perubahan yang signifikan ke fisik kita. Artinya, tubuh yang kita punya sekarang akan terus berubah dan berkembang dan mencapai puncaknya saat kita berusia 18-20 tahun. Jadi kekhawatiran kita sama, misalnya, sama tinggi badan yang nggak bertambah, bisa banget nggak beralasan karena setiap hari tinggi kita perlahan tapi pasti bertambah. Apalagi kalo ditambah dengan asupan gizi yang tinggi dan dimaksimalin dengan olahraga, udah pasti kita akan punya tinggi badan yang sesuai dengan kondisi tubuh kita.

Ketiga, appreciate semua hal yang badan kita bisa lakukan. Setiap hari badan kita melakukan hal yang kita perintahkan, kalo kita selalu berpikiran buruk sama badan sendiri, lalu siapa dong yang akan mengapresiasi selain kita? 

Keempat, ingat beauty is a state of mind bukan state of our body. Ubah mindset kita kalo body ideal itu adalah bodynya supermodel. Lihat point pertama, semua orang terlahir dengan bentuk tubuh yang beda-beda yang berarti setiap orang punya keunikannya masing-masing. Justru perbedaan itu yang bikin kita cantik. Lagian nggak semua model kok size zero, tau Tess Holiday? The world's first size 26 yang bangga sama tubuhnya yang sehat.

Kelima, shut down suara-suara negatif orang-orang termasuk suara diri kita sendiri yang bilang kita itu 'nggak ideal' atau 'jelek'. Semua orang tahu gimana quirky style-nya Diana Rikasari atau lihat deh Uchita Pohan yang menurut sebagian orang -maaf- nggak punya bentuk badan ideal. Tapi baik Diana maupun Uchiet pede aja tuh. Mereka nggak ngedengerin apa kata orang yang negatif tentang dirinya dan tetep jadi diri dia sendiri. Hal inilah yang bikin mereka semakin cantik dengan gaya mereka masing-masing.

Keenam, look at ourself as a whole person. "aduh perut gw gendut!", "ish tangan gw kok jelek banget sih", "ya ampun kaki gw kayak kaki gajah", STOP! Setiap kali kita ngaca, berusahalah untuk melihat kita secara menyeluruh, bukan hanya fokus sama satu bagian tubuh aja apalagi itu kekurangan kita. LIhat diri kita seutuhnya seperti kita ingin orang lain melihat diri kita apa adanya.

Intinya, emang dari ke-6 list how to di atas kita nggak akan langsung otomatis ngubah mindset tentang body image, apalagi dengan social media yang selalu update dan lingkungan sekitar yang udah punya standar kecantikan-nya sendiri selama bertahun-tahun. Tapi bukan berarti kita nggak bisa berubah. Setidaknya dengan menerapkan at least 1 point di atas aja, kita bisa berpikir positif dan mulai menerima diri kita serta tubuh kita apa adanya.


Foto: Freepic

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.