Login

or


Email
Password

Mylife

CARA MENGHADAPI 3 KRISIS TERBESAR DALAM KELUARGA

Keluarga adalah sesuatu yang nggak bisa terpisahkan dari hidup kita. Mau kemanapun kita pergi, pasti kita akan kembali ke keluarga. Baik buruknya keluarga harus kita terima. Karena itu ketika menghadapi krisis dalam keluarga kita harus tahu bagaimana menyelesaikannya. Berikut tips apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi krisis keluarga.

 

MASALAH FINANSIAL

Apakah kita siap ketika orang tua tiba-tiba ngasih tau kalo mereka nggak punya uang untuk ngasih kita uang jajan atau membayar sekolah? Normalnya pasti kita marah, sedih, dan kesal sekaligus takut. Belum lagi malu sama teman-teman, karena remaja seusia kita lagi inginnya jalan bareng, hangout dan senang-senang. Yes, perasaan kita campur aduk tapi cobalah untuk tenang. Orang tua kita juga nggak kalah kalutnya kok, di saat inilah kita sebagai anak harus bisa mendukung mereka. Uang emang penting tapi bukan berarti harus jadi pusat kebahagiaan keluarga.

Let’s start a new life sebagai keluarga yang lebih sederhana. Adain FORUM KELUARGA untuk berdiskusi apa yang bisa kita lakukan bersama untuk mensupport keluarga. Awalnya pasti berat banget, tapi ini lebih baik daripada harus mengeluh dan membandingkan keadaan keluarga kita dengan yang lain. Jangan buang-buang waktu untuk hal yang nggak berguna. Terima keadaan keluarga kita dengan lapang dada sambil terus berusaha membangun kembali ekonomi keluarga jadi lebih baik. Stick together, yakinlah kita sekeluarga pasti bisa melaluinya.

 

KEHILANGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA

Saying goodbye is never been easy, apalagi kalo untuk selama-lamanya pada orang yang kita sayang. Tapi ingat, perpisahan adalah salah satu fase yang harus kita hadapin sebagai manusia, cepat atau lambat. Menurut pepatah, manusia hanya bisa berencana tapi tetap Tuhan jualah yang menentukan, dan selalu ada rencana di balik tiap peristiwa. Walaupun kita nggak bisa melihat rencana dan apa maksud di balik kepergian salah satu anggota keluarga kita, tapi sebaiknya kita tetap bersyukur karena bisa mempelajari banyak hal dari orang yang telah pergi mendahului kita. Rasa sedih kehilangan pasti sangat dalam dan cuma bisa disembuhin oleh waktu, yang terpenting jangan sampai larut ke dalamnya dan tetaplah berusaha ngejalanin hidup sesuai harapannya.

 

KELUARGA SELALU RIBUT DAN BERANTEM

Paling sedih dan kesal kalo pulang ke rumah tapi malah disambut orang tua lagi berantem, apalagi kalo frekuensi berantemnya sering dan ke-trigger hanya karena hal sepele. Rumah jadi nggak berasa “rumah” karena udah berubah jadi medan perang. Ketika orang tua berantem, kita sebagai anak umumnya hanya dipandang sebagai “anak kecil” sehingga jarang mereka menceritakan masalah yang sebenarnya. Kalo udah gini, nggak banyak yang bisa kita (sebagai anak) lakukan selain minta bantuan orang dewasa lainnya untuk berbicara dengan orang tua secara terpisah. Adain FORUM KELUARGA, dan curhat deh kalo kita udah nggak tahan dengan suasana panas akibat mereka sering adu mulut. Kalo akhirnya mereka mau cerita, kita bisa kasih masukkan yang nggak memojokkan siapapun.

Perlu diingat, orang tua terkadang sering memilih untuk tetap bersama demi anak meskipun harus berantem tiap hari ataupun udah nggak ada rasa nyaman satu sama lain. Di sini kita sebagai anak harus ikut mempertimbangkan, apakah orang tua bersama tapi berantem terus lebih baik ATAU orang tua berpisah tapi keadaannya tenang justru jalan terbaik?


Foto: Shutterstock   

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.