Login

or


Email
Password

Mylife

CARA MUDAH MEMULAI GAYA HIDUP MINIMALIS

Tren gaya hidup minimalis yang sederhana dan menenangkan mungkin jadi alasan kita buat ikut melakukan hal yang sama. Tertarik buat menjalaninya? Kamu bisa intip 5 tips berikut untuk memulai.

 

ADA APA DENGAN HIDUP MINIMALIS?

Masuk ke tahun baru, pastinya banyak resolusi yang kita bikin supaya bisa ngejalanin hidup yang lebih baik. Bisa jadi, salah satu resolusi kita adalah berusaha buat hidup lebih minimalis. Konsep ini sebenarnya udah lama berkembang di negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika. Salah satu tokoh gaya hidup minimalis yang dikenal luas adalah Joshua Fields Millburn and Ryan Nicodemus (The Minimalist) yang mengembangkan lifestyle ini jadi lebih luas dan terasa menyenangkan. Ditambah lagi dengan kehadiran Marie Kondo yang mempopulerkan konsep decluttering dengan memilah barang-barang yang kita punya dan menyimpan apapun yang menurut kita masih punya ‘sparks of joy’.

Secara sederhana, konsep gaya hidup minimalis mengajak kita untuk menjalani keseharian dengan memaksimalkan apa yang udah kita punya, sesuai sama apa yang kita butuh, dan menghilangkan semua barang yang bisa mengalihkan fokus dan perhatian pada tujuan hidup kita. Kedengerannya memang berat dan terlalu filosofis di awal, tapi beneran deh, hidup minimalis bikin kita jadi lebih fokus sama apa yang mau kita tuju dibanding menghabiskan perhatian ke barang-barang kecil yang selama ini jadi goals kita. New phones, new bags, not anymore!

 

KENAPA KITA HARUS MULAI HIDUP MINIMALIS?

Walaupun cara kita menjalani lifestyle adalah pilihan masing-masing, tapi gaya hidup minimalis merupakan salah satu cara yang bikin kita selalu ‘membumi’ dan bersyukur sama apa yang kita punya. Selain itu, gaya hidup minimalis bisa bikin kita lebih hemat dari berbagai aspek; hemat uang, hemat tenaga, dan juga hemat waktu karena kita memfokuskan diri tanpa adanya distraksi.

Tapi di tengah lingkungan yang konsumtif dan bikin kita serba butuh barang baru, butuh nyobain tren yang silih berganti, apakah mungkin kita ngejalanin gaya hidup minimalis dengan gampang? Jawabannya adalah: bisa banget kok! Asalkan kamu ikuti langkah mudah berikut ini, and learn to stick to it!

 

RULE #1 -  MULAI PILAH PILIH BARANG YANG ADA DI SEKITARMU

Buat menjalani gaya hidup minimalis, langkah pertama yang kita butuhkan adalah ruang hidup yang sederhana. Kita bisa mulai dari kamar rumah/kostan kita yang selalu penuh dengan tumpukan barang-barang terbengkalai dan kebanyakan nggak kita sentuh berbulan-bulan bahkan tahunan. Luangkan waktu buat memilah barang tersebut, kita bisa bagi jadi 3 seksi dalam pemilihan; memang butuh, mungkin butuh, dan nggak butuh. Barang-barang yang masuk ke seksi memang butuh kita simpan, buang atau sumbang barang di seksi nggak butuh, dan kembali menyaring barang-barang yang masuk ke seksi mungkin butuh. Kalau kita ragu-ragu, tetap simpan barang tersebut lalu tunggu sampai seenggaknya1-2 bulan untuk melihat apakah barang tersebut beneran kita butuhkan atau nggak. Kalau nggak, mau nggak mau kita harus merelakan barang itu pergi, karena mungkin ada orang lain yang lebih butuh. Pilah pilih ini nggak harus selesai dalam satu hari kok, pastinya disesuaikan dengan kebutuhan dan waktu yang kita punya sampai akhirnya ruangan kita lebih luas.

Kita tetap boleh menyimpan barang yang sekiranya punya kenangan seru, seperti kata Marie Kondo terhadap barang-barang yang masih memberikan ‘sparks of joy’. Tapi tentunya perhatikan juga prioritas dari barang tersebut supaya nggak menimbulkan banyak distraksi di hidup kita.

Lihat deh perubahan dari kamar yang bakal punya ruangan lebih lega dan lebih rapi, asyik kan? Dari sinilah perjalanan hidup minimalis kita dimulai.

 

RULE #2 – ‘ DIET’ DALAM MEMBELI BARANG

Rules kedua ini sebenarnya gampang-gampang susah. Banyak dari kita yang terjebak istilah ‘one last shop’, di mana kita jadi sibuk membeli barang-barang yang nantinya kita jadikan andalan buat hidup minimalis. Mulai dari baju andalan baru, sepasang sepatu baru yang nantinya bakal dipakai tiap hari, tas dengan model versatille dan multifungsi, semua dibeli dengan dalih memulai lifestyle baru. Padahal, secara nggak sadar kita udah menghabiskan uang dan tenaga serta waktu buat merancang gaya hidup yang sebenarnya bisa kita mulai dengan lebih sederhana.

 

Maksimalkan barang yang udah kita punya dan hindari beli-beli barang yang ‘kelihatannya’ bisa menunjang gaya hidup minimalis kita nantinya, padahal sebenarnya kita udah punya barang penggantinya. Ingat-ingat dulu, apakah kita butuh barang itu? Seberapa penting barang baru tersebut? Apakah kita benar-benar nggak punya barang penggantinya? Kalau udah melewati seenggaknya 3 pertanyaan itu di dalam pikiran kita, tunggu minimal 7 hari sejak kita memutuskan untuk punya barang itu. Kalau dalam rentang waktu tersebut masih kesulitan untuk menemukan pengganti dan benar-benar butuh, kita bisa membelinya. Hal ini pastinya juga berlaku sama hal-hal yang sering bikin kita terlalu konsumtif, kayak makanan, tren yang selalu mau kita coba, dan lain sebagainya.

Bukan berarti kita jadi pelit sama diri sendiri, tapi lebih kepada mengutamakan skala prioritas sehingga dana yang biasanya terpakai buat hal-hal nggak penting bisa tertahan dengan evaluasi yang selalu kita lakukan: seberapa butuh kita sama barang tersebut.

 

RULE #3 - MEMULAI DENGAN PERLAHAN, BUKAN BURU-BURU

Cuma Roro Jonggrang yang bisa minta dibikinkan candi sempurna dalam satu malam! Mengubah kebiasaan dan gaya hidup yang udah kita lakukan bertahun-tahun pastinya nggak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses yang perlahan tapi pasti untuk membiasakan diri kita menjadi pribadi yang minimalis. Kita mungkin punya banyak banget referensi yang bikin pingin buru-buru mengaplikasikan se-perfect mungkin. Tapi percaya deh, kalau kita melakukan sesuatu dengan buru-buru hanya karena ikutan tren aja, rasa bosan dan keinginan untuk kembali ke lifestyle sebelumnya bakal cepat juga datang. Keep in mind kalau semua perubahan pasti butuh perjalanan panjang. Nikmati prosesnya, yakin sama tujuannya, pasti minimalist lifestyle bisa kita jalanin dengan semakin baik.


Foto: Freepik.com, wellandgood.com, pexels.com, pixabay

 

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.