Login

or


Email
Password

Mylife

TIPE HUBUNGAN ‘NGGAK JELAS’ YANG HARUS KITA TINGGALIN

Relationship is a complex thing! Nggak cuma sama pacar, kadang kita juga suka ngerasa ‘a bit tricky’ saat menjaga hubungan pertemanan tertentu. Walaupun kesal tertahan karena udah terlanjur nyaman, rasanya wajib buat tau hubungan-hubungan kayak apa yang harus sesegera mungkin kita tinggalin!

 

RELATIONSHIP WITH SIGNIFICANT OTHERS

Semua cewek mungkin pernah ada dalam fase bingung buat nentuin ke arah mana harus membawa perasaan kita ke cowok yang disuka. Mau itu baru naksir, digantung, atau terjebak dalam hubungan nggak jelas dan nggak sehat, kebanyakan dari kita justru memilih buat bertahan walaupun rasanya hubungan yang dijalanin nggak bakal bikin kita 100% bahagia, dengan berbagai alasan dan harapan kalau dia bakal berubah seperti yang kita idamkan.

Tapi perlu diinget, ada hubungan yang emang layak dipertahankan, tapi ada juga yang lebih baik ditinggalkan aja. Kalau kita merasa ‘terjebak’ dalam kasus seperti ini, rasanya tepat untuk berpikir buat pergi jauh dari hubungan tersebut:

 

THE POSSESSIVE GUY

Dalam hubungan pacaran, wajar banget ada rasa cemburu dan protektif. Tapi kalau udah berlebihan, pastinya bakal bikin kita jadi super nggak nyaman. Misalnya dia selalu ngecek hape kita terus, kegiatan media sosial kita dipantau 100%, menuntut untuk selalu kasih kabar, minta ketemu melulu, dan kadang ngelarang kita buat pergi ketemu temen tanpa dia. Kalau keinginannya nggak dipenuhin, dia bakal marah, ngambek, dan selalu punya ‘senjata’ untuk menangin argumen sama kita.

The reason to leave: Cemburu berlebihan menandakan kalo pacar nggak percaya sama kita, walaupun kenyataannya kita nggak ngelakuin hal-hal yang negatif. Ujung-ujungnya, kita bakal selalu di bawah control-nya dan susah buat bergerak. Padahal, menjalin hubungan percintaan harus dilandasin sama rasa sayang dan percaya, bukan hasrat menguasai satu sama lain. Kalau dibiarin terus, usaha kita buat dapet kepercayaan dia nggak akan pernah dihargai karena selalu ketutup sama rasa curiga dan cemburuannya.

 

THE ABUSIVE GUY

Nggak peduli seserius apa masalahnya, cowok yang kasar dan suka pakai kekerasan buat menyelesaikan masalah is a big NO! Abusive di sini bukan cuma main fisik saat kita dan pacar lagi berantem, tapi dia juga nggak segan buat ngelontarin kata-kata kasar dan kotor ke arah kita tiap kali ngerasa kesal. Di matanya, kekerasan dan kemarahan selalu jadi solusi terbaik dari setiap masalah, dan ending-nya harus kita yang meminta maaf. Di satu sisi, kita yang lebih lemah secara fisik bakal ngerasa takut, tunduk, dan nggak berani melawan. Nggak jarang cowok kasar bakal meminta maaf atas apa yang udah dia lakukan ke kita, tapi kejadian tetap terulang lagi karena dia nggak bisa menahan luapan emosinya.

The reason to leave: Coba dipikir lagi, di mana sisi bahagianya kalo terus-terusan dikasarin sama orang yang kita sayang? Kita cenderung memaafkan karena sayang dan berharap dirinya bisa berubah. Tapi kita nggak sadar, kalau perlakuan kasarnya bisa berefek ke fisik dan psikis kita dalam menjalani hubungan. Kita jadi gampang stres, gampang sedih dan ikut susah mengontrol emosi. We were created to love and to be loved, when you are in a relationship that feels like it’s draining the good energy out of you, leave it.

 

THE BREADCRUMBLER GUY

Seperti namanya, cowok tipe ini bakal selalu ninggalin ‘jejak manis’ yang bikin kita berharap lebih, tapi sebenarnya nggak ada tujuan apa-apa selain ngejaga fans (which is us!) agar tetap punya perasaan ke dia. Mereka bakal kelihatan perhatian, nanyain kabar, acting sweet, dan memanipulasi keadaan supaya kita merasa dia juga tertarik sama kita dan bikin penasaran terus. Tapi sayangnya, nggak menutup kemungkinan cowok tipe ini melakukan hal yang sama ke cewek-cewek lain. Saat kita udah suka banget dan mengharap kejelasan, dia mendadak bisa hilang tanpa jejak. Mau cemburu dan marah juga bingung karena statusnya nggak jelas. Tapi begitu kita udah siap move on, dia tiba-tiba dateng lagi dan ngasih serangan manis yang bikin kita kembali berharap lebih. Haduuh!

The reason to leave: Siap-siap angkat kaki deh dari perasaan ke cowok tipe ini, karena pasti cuma bikin capek dan nggak ada kejelasan. Sedangkan di luar sana, dia menikmati permainan yang lagi dibuatnya sendiri. Bukan, dia bukan mau ngeliat kesungguhan kita menunggu dia. He just enjoy to see us falling for him that much and hope that he will love us back.

 

RELATIONSHIP WITH FRIENDS

Pernah ngerasa secapek itu berhubungan sama teman atau sahabat yang sikapnya nggak bisa kita tolerir lagi? Pikirin untuk break sejenak dari pertemanan nggak sehat dan nggak jelas kayak kasus di bawah ini, for your own good!

THE FAKE FRIEND

Jenis pertemanan yang awalnya gampang gampang susah untuk ditelaah. Tipe teman yang fake alias palsu ini punya banyak tipe, mulai dari yang selalu datang kalau cuma ada perlunya aja, sampai suka ngomong jelek tentang kita di belakang saat kita nggak ada. Awalnya, mereka akan nice banget saat bertemu kita, tapi ya kalau lagi ada perlunya aja dan berharap kita bisa bantu. Kalau lagi nggak ada keperluan atau tujuan, jangankan ngajak ketemu, chat aja mungkin nggak pernah. Punya temen kayak begini?

The reason to leave: Friendships is one of the best way to get sources of joy. Tapi kalau pertemanan kita cuma berdasarkan karena ada maunya, cuma karena ada kepentingan semata, berarti pertemanan yang kita jalanin bukanlah pertemanan yang tulus karena kecocokan karakter dan bisa saling membangun. Kita bakal selalu capek mencari solusi dan menjadi bantuan buat orang-orang yang mengaku teman, tapi nggak pernah ada di saat kita butuh bantuan mereka.

 

OVERLY ATTACHED FRIEND

Ke mana-mana harus ajak dia, suka marah kalau kita nggak punya waktu buat dia, padahal baru banget ketemu dan kegiatan kita nggak harus terus-terusan sama dia. Giliran kita sibuk menjalin pertemanan baru, dia bakal bete dan kesel, dianggap nggak setia kawan. Kalau begini terus, kita bakal susah jalin koneksi baru dan bikin pertemanan jadi tertekan banget.

The reason to leave: Nggak jauh beda dengan pacar posesif, temen yang overly attached alias nempel terus bakal bikin gerak kita susah dan terus-terusan ngerasa bersalah karena harus selalu jaga perasaannya supaya nggak ngambek. Tapi di satu sisi kita jadi ngerasa berat banget buat terus-terusan menjalani pertemanan kayak gini. Try to take a break, kasih dia dan kita waktu untuk nggak bergantung satu sama lain serta bikin koneksi baru. If it’s a real friendship, hubungan kita dan dia bakal tetap seru walaupun nggak sering ketemu.

 

THE NEGATIVE VIBES FRIEND

Ibarat racun, tipe teman seperti ini bisa dengan gampang nularin sisi negatifnya ke arah kita. Nggak hanya soal pemikiriannya terhadap suatu hal, misalnya suka ngeluh, menganggap ngomong kasar dan kotor itu keren, tapi ajakannya ke arah negatif juga bakal susah kita tolak karena label pertemanan tadi. Anehnya, kita masih tetap berteman karena ngerasa kalau dia nggak akan ngasih dampak apapun, dan karena kita temannya. Padahal sedikit demi sedikit, kita bakal ngerasa rugi udah mempertahankan dia sebagai teman karena bakal terkena negative impact-nya.

The reason to leave: Nggak jarang kita malah jadi kewalahan begitu berteman sama orang-orang tipe ini. Mau nolak segan, tapi energi positif kita terus-terusan tersedot dan bikin kita capek menghadapinya, bahkan berganti jadi ikutan negatif juga. Kalau udah begini, jangan segan buat menjaga jarak sama orang-orang tipe ini. Beneran deh, kita nggak akan kehilangan teman dan bikin kita sendirian, justru ini jadi ajang buat cari teman baru yang lebih ngasih aura positif.

 

Tapi… sebagian dari kita nggak akan dengan gampang ninggalin hubungan sama orang-orang ini, baik pacar ataupun teman. Apalagi kalau inget memori dan proses pendekatan yang nyenengin, kok berat ya buat ngelepas hubungan ini? Untuk itu, coba deh diikutin langkah-langkah berikut ini yang mungkin bisa membantu kita terlepas dari hubungan nggak jelas!

STEP OUT OF DENIAL

Mulai jujur sama diri sendiri, kita mempertahankan hubungan itu beneran masih nyaman atau hanya mempertahankan status aja biar nggak dibilang kesepian? Coba deh jawab dengan jujur, saat ketemu sama orang-orang ini, baik pacar atau teman, kita merasa bersemangat atau malah capek hati? Apa kita dapat banyak hal positif dari hubungan ini? Terus kalau bisa diulang, kita tetap mau ngejalanin hubungan sama dia atau nggak? Kalau jawabannya lebih banyak negatifnya, mulai deh perlahan tinggalin dia.

KUMPULIN SUPPORT DARI ORANG-ORANG TERDEKAT

Coba hubungi lagi teman-teman yang masih berteman baik sama kita, dan ceritain masalahmu soal hubungan-hubungan nggak jelas yang lagi kita hadapi, dan minta mereka untuk memberi saran. Bertemu lagi sama banyak orang dan denger banyak point of view bakal membangkitkan rasa percaya diri dan sadar kalau kita nggak sendirian.

CARI TEMPAT DAN WAKTU YANG TEPAT

Untuk menghadapi dia yang temperamental, kita harus atur waktu di mana mood dia lagi enak dan tempat yang ramai untuk minta putus. Jangan di rumah pas lagi berdua aja, atau tempat yang sepi. Hal ini untuk meminimalisir dia berbuat kasar, dan marah berlebihan ke arah kita.

BLOCK AJA

Kalau saat kita udah menjauh, tapi dia masih sering menghubungi, menyerang kita dengan segala pertanyaan, beranikan diri buat block orang-orang tipe ini. Sering membaca teks dari dia, atau mendengarkan dia ngomong, bisa mengubah pendirian kita. Jadi demi ketenangan hati, mending cut dulu deh semua celah buat dia bisa hubungi kita lagi.

TAKE A BREAK

Lepas dari hubungan yang melelahkan, pasti butuh mengembalikan energy kita. Nggak apa-apa, nikmatin waktu kita dengan kegiatan lain. Waktunya kita kembali on track lagi buat memperdalam hobi yang lama kita tinggalin, menghabiskan waktu bareng keluarga yang suka kita lupain karena sibuk di luar, atau memperluas pergaulan dengan join komunitas tertentu. Jangan sampai waktu kita dihabiskan buat orang-orang yang justru nggak worth it buat dipertahankan, dan bikin kita menyesal udah nggak merasa enjoy menjalani hari-hari!


Foto: berbagai sumber

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.