Login

or


Email
Password

Mylooks

5 MODEL VICTORIA’S SECRET KORBAN BULLYING

Panggung fashion show Victoria’s Secret bisa dibilang salah satu panggung fashion show bergengsi impiannya para model. Dengan jadi Victoria’s Secret Angel, status model otomatis berubah jadi model A-lister. Tapi di balik gemerlap panggung, bentuk tubuh ideal, tinggi semampai, karismatik, glamor dari ujung rambut sampe ujung kaki and all that jazz, tiap model Victoria’s Secret ternyata punya kisah kelam yang justru berhasil memoles mereka hingga jadi kayak sekarang. Penasaran gimana cerita mereka? Baca di sini!

 

SHANINA SHAIK, BERHENTI SEKOLAH KARENA DIBULLY

Dilansir dari interviewnya dengan The Cut, model dari Australia berumur 27 tahun ini ngaku kalo dia pernah totally berhenti sekolah karena nggak tahan dengan penindasan teman-teman sekolahnya. 'When I was in high school, I was bullied and that was really tough for me to go through. It was mental abuse. I stopped going to school,' katanya. Shanina jadi target bullying karena warna kulit dan latar belakang keluarganya yang multikultural, bahkan ada sedikit rasisme terselip. Shanina lahir dari keluarga keturunan Lituania, Pakistan, dan Saudi Arabia. Karena bullying yang dia terima, self-esteem Shanina sempat drop sampe tingkat terendah. Untungnya dengan bantuan ibu dan kepala sekolahnya dulu, penindasan dan verbal abuse yang dia alami pun berhenti. Shanina bilang, pengalaman dibullynya ini nge-motivasi dia untuk jadi sukses sekaligus ngelatih mentalnya buat bertahan di dunia modelling yang punya tingkat kompetisi tinggi. Yes, success is definitely the best revenge!

 

TAYLOR HILL, DIBULLY KARENA FISIK YANG SEKARANG JUSTRU JADI SENJATA ANDALANNYA

Jadi model harus punya tinggi badan oke, kaki jenjang dan body ramping. Tapi justru Taylor dibully karena ketiga hal tersebut. Pas SMA, Taylor diejek dan dipandang remeh karena penampilannya yang tinggi, kurus, dan kikuk sampe dapet julukan “nerd”. Kata Taylor, she was practically invisible in high school, nggak ada satupun yang mau temenan dan mau tahu kalo dia ada. Bukannya down, Taylor “menantang” dirinya sendiri dengan masuk ke talent agency pas usianya masih 14 tahun dan meninggalkan sekolahnya. Walaupun akhirnya lulus, tapi Taylor nggak nyesel harus ninggalin masa sekolah buat ngejar karir di modelling. Hasilnya? Begitu dia didapuk jadi Victoria’s Secret Angel tahun 2015, banyak orang dari sekolahnya dulu mendatangi dia dan ngedeketin dia sambil ngaku-ngaku kalo pernah satu sekolah, termasuk para cowok yang dulu nggak pernah nganggap dia ada. Cewek 23 tahun ini cuma cuek aja sambil berlalu. Touche!

 

DUCKIE THOT, MENERIMA BULLY DARI SESAMA MODEL

Dunia modeling terkenal keras, kompetitif, dan sensitive khususnya buat model rookies yang belum punya nama apalagi koneksi. Hal ini dialamin oleh Nyadak “Duckie” Thot yang cerita tentang diskriminasi di dalam dunia modeling yang pernah dia alamin, sampe nerima ejekan dari sesame model. Ketika mengikuti ajang kompetisi reality show Australia’s Next Top Model, Duckie harus nge-styling rambutnya sendiri karena hair stylist-nya ANTM “nggak tahu” bikin rambut model cornrow (yang mana hal tersebut seharusnya merupakan pekerjaan si hair stylist). Ini yang bikin dia jadi minder ketika nerima projek Dinosaur Designs yang meminta Duckie buat tampil dengan rambut alaminya. Semua ini dia ungkapin di post Instagram dan interviewnya dengan Teen Vogue. Selama shooting ANTM, Duckie juga nerima reaksi negatif karena warna kulit, rambut, dan berat badannya. Respon-respon keras dan negatif yang cukup berat buat remaja berusia 17 tahun (saat itu).

Walaupun Duckie nerima banyak dukungan dari post tersebut tapi ejekan malah datang dari sesama model, Winnie Harlow. Di Snapchatnya, Winnie mengejek rambut Duckie dengan nulis kalo rambutnya kayak “kembang kol”. Sontak aja semua yang mendukung Winnie marah dan kecewa. Hal yang nggak mereka sangka bakal datang dari sesama model berkulit hitam, dan juga punya ketidaksempurnaan dalam dunia modelling. Walaupun akhirnya Winnie minta maaf, Duckie ngerespon dengan menulis kalo bukan hal yang mengenakkan dibully hanya karena sesuatu yang nggak bisa kita kontrol, apalagi kalo itu datangnya dari top model yang dikira meng-encourage self-acceptance dan self-love. Ironisnya, kedua model tersebut berjalan di panggung Victoria’s Secret show bersamaan tahun 2018.

 

KELLY GALE, DIBULLY KARENA DIREKRUT JADI MODEL

Alasan Kelly terjun menjadi model adalah supaya kepercayaan dirinya bisa meningkat karena dia dikenal sebagai the “ugly girl” di sekolahnya. Makanya ketika dia ditemukan oleh talent agency di umur 12 tahun, Kelly berusaha membujuk orang tuanya supaya diperbolehkan menjalani karir modeling. Tapi begitu sekolahnya tahu Kelly jadi model untuk H&M, semua teman-temannya nggak suka. Mereka menganggap kalo Kelly aja bisa, kenapa mereka nggak, dan “menteror” agen Kelly sampai-sampai si agen menanyakan ke orang tua Kelly kenapa semua teman sekolah Kelly menghubungi mereka. Kecemburuan teman-temannya nggak cukup sampe situ aja. Ada saat di mana semua cewek selalu menindas dan memukuli Kelly. Entah itu di lapangan, kelas, atau di dalam bis sekolah. Nggak ada seorang pun yang berusaha membantu Kelly termasuk para guru di sekolahnya saat itu. Kelly yang udah nggak kuat, meminta orang tuanya buat pindah sekolah dan akhirnya nemu sekolah yang bisa mensupport dia sepenuhnya. Sekolah ini kemudian jadi the best thing happened to her, selain karir modelingnya.

Selama bertahun-tahun, Kelly bilang dia sempat nyalahin diri sendiri sampe akhirnya dia berusaha ngerti kalo bullying bukan salah si korban. Dia juga bilang, kalo ada orang yang mengalami hal yang sama dengannya, sebisa mungkin cari pertolongan atau berbicara dengan orang lain. Karena nggak ada orang yang pantas untuk dibully dan melalui apa yang pernah dia alamin.

 

ALEXINA GRAHAM, SI BADUT KELAS

Alexina yang dijuluki sebagai the second British VS Angel ngungkapin kalo dia pernah jadi target bullying dan harassment pas masih sekolah dulu. Di eksklusif interviewnya dengan HELLO!, cewek berambut merah ini bilang biarpun penindasan yang dia terima termasuk sangat parah, hal itu nggak bikin dia jadi lemah. Pengalaman bullyingnya justru bikin dia makin kuat, "it gave me a backbone. I would never cry in front of bullies – it's important to show that you’re stronger than them. Bullying in any form is unacceptable" tegasnya. Alexina dikenal sebagai badut kelas dan sengaja memakai humor buat senjatanya ngelawan orang-orang yang ngebully dia, bahkan sampe sekarang. Dengan status modelnya, Alexina masih nerima komen jahat via online, selalu dibilang nggak punya personality dan boring. Tapi ibunya selalu nguatin Alexina, kalo orang-orang tersebut ngomong gitu karena nggak tahu gimana pribadi Alexina yang sebenarnya yang seorang cewek outgoing dan sedikit “gila”. Di interviewnya ini pula, Alexina bilang dia beruntung terpilih sebagai Victoria’s Secret Angel dan mau memakai platform modellingnya buat ngebantu orang-orang yang pernah ngalamin hal yang sama dengan dia. Salah satunya, Alexina nunjukin dukungannya di kampanye HELLO! Yaitu #HelloToKindness. Social campaign untuk merespon online abuse terhadap Duchess of Cambridge dan Duchess of Sussex.

 

Dari ceritanya, kita bisa lihat kalo Alexina adalah salah satu contoh korban bullying yang berani stand up buat ngelawan orang-orang yang menindasnya. Kalo dia bisa melawan penindasan, kamu juga pasti bisa! Gimana caranya? Baca di artikel STAND UP TO BULLYING


Foto: Getty Images, Elle(dot)com, Vogue(dot)com, Fashionista(dot)com, TeenVogue, WireImage, Insider(dot)com

Related Articles

CHIC CHOKERS

Kalung chokers yang sempat populer di tahun 1990-an, sekarang hits lagi.

Trend Kecantikan: Apa itu Cushion?

Apa sih cushion itu? Inovasi make up dan skin care dari dunia beauty ini bakal bikin kamu ketagihan!

Gaya Fashion Jeans Denim

Denim, atau yang lebih popular dengan Jeans merupakan style outfit yang multifunction, terutama the iconic blue jeans yang cocok di mix match dengan style apapun.

Membentuk alis dengan Stensil Alis

Membentuk alis dengan stensil alis memang merepotkan. Kalo alis nggak pas akan mempengaruhi muka. Nah dengan alat ini bisa membentuk atau menggambar alis sendiri.

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.