Login

or


Email
Password

Mylooks

KRITIKUS FASHION PALING DISEGANI DI DUNIA

KRITIKUS FASHION PALING DISEGANI DI DUNIA

Nggak bisa dipungkiri, industri fashion yang glamor berkembang sangat cepat. Apa yang populer hari ini, besok udah diganti yang lain. Kadang bikin kita overwhelmed tapi juga bertanya-tanya, siapa orang yang memutuskan fashion item menjadi trend?

 

The answer is the fashion editors and journalists. Layaknya dunia entertainment, dunia fashion juga dipenuhi orang-orang berpengaruh yang mampu mengikuti perkembangan berbagai jenis trend, bahkan nentuin item mana yang akan jadi trend berikutnya. Mereka ini disebut kritikus fashion dan paling disegani di industri fashion. Selain Anna Wintour (Editor-in-Chief Vogue), ada lima orang lainnya yang patut kita tahu kalo mau terjun di industri fashion. Siapa aja mereka? Cari tahu di sini!

 

GRACE CODDINGTON

Wanita berumur 78 tahun ini identik dengan rambut keriting merah dan gayanya yang extraordinary plus santai. Grace udah ngabisin lebih dari separuh hidupnya di dunia fashion. Berawal dari model, junior fashion editor hingga mencapai posisinya saat ini sebagai Creative Director at Large untuk Vogue US. Tiap photoshoot hasil karya Grace dikenal kompleks dan dramatis. “Her romantic, rich and detailed aesthetic is consistently rooted in powerful visual narratives that rely upon beauty,” menurut Business of Fashion. Tiap fashion photoshoot yang diproduksi Grace selalu memorable hingga menginspirasi hampir setiap orang di industri fashion dari berbagai industri, termasuk Anna Wintour. R.J Cutler, Direktur The September Issue sampai bilang tiap bilboard, majalah fashion, dan iklan yang kita lihat sekarang hampir semua dipengaruhi oleh gaya Grace Coddington.

Selain masih mengerjakan tugasnya sebagai editor, wanita pecinta kucing yang karakter fun ini juga ngerjain projeknya sendiri di luar main jobnya sebagai creative director, yaitu menulis buku dan jadi host di Fashion TV Show.

 

LYNN YAEGER

Mungkin kita jarang ngedenger namanya, but she is (one of) the most influential fashion journalists in the world. Dikenal dengan gayanya yang eksentrik, Lynn yang humoris dan witty adalah seorang contributing editor di Vogue America. Ada cerita menarik tentang Lynn. Lynn mendedikasikan hidupnya selama 30 tahun menulis kolom fashion “Elements of Style” (berubah jadi “Frock Star”) di The Village Voice, sebelum akhirnya di-laid off tahun 2008. Lynn yang ngaku devastated saat itu akhirnya ditawari New York magazine buat ngeliput fashion show. Dari situ perjalanan karir Lynn meroket di industri fashion, dia jadi kontributor di Vogue America dan beberapa media bergengsi lainnya seperti The New York Times, The New Yorker, The Atlantic, dan juga sebagai kolumnis untuk Full Frontal Fashion (website style yang berasosiasi dengan Sundance Channel).

 

SUZY MENKES

Don’t judge a book by its cover sepertinya adalah kalimat yang pas buat menggambarkan Suzy Menkes. Biarpun penampilan Suzy di tiap fashion runway bergengsi kadang bikin heran tapi skill profesionalnya gak perlu diragukan. Wanita berumur 75 tahun ini adalah salah satu kritikus fashion berpengaruh di dunia, khususnya di Inggris. Suzy menjabat sebagai Editor International Vogue dan pernah jadi kolumnis untuk The New York Times T Magazine. Suzy yang selalu terlihat tersenyum ini ternyata cukup bold mengkritik dunia fashion. Pengaruh Suzy nggak main-main. Dia pernah dibanned di salah satu acara show karena review pedasnya pas bekerja untuk The International Herald Tribune. Tapi industri fashion mendukung Suzy dan balik memboikot acara tersebut. Di tahun 2013, Suzy juga pernah mengkritik para blogger dan street style celebrities yang dinilai sebagai “the fashion circus” di mana Suzy menulis “There is something ridiculous about the self-aggrandisement of some online arbiters who go against the mantra that I was taught in my earliest days as a fashion journalist: 'It isn’t good because you like it; you like it because it’s good.'"

 

KATE LANPHEAR

Kate is the most coolest and a ‘jack of all trades’ editor in town. Nama Kate mulai dikenal di industri fashion ketika dia tiba-tiba diangkat sebagai editor-in-chief untuk men’s magazine, Maxim, tahun 2014. Walaupun hanya menjabat kurang lebih satu tahun sebelum mengundurkan diri, banyak kontribusi yang diberikan Kate untuk Maxim khususnya untuk industri men’s fashion. Salah satunya ketika Kate mengubah arah style majalah pria dengan ngasih sentuhan trend baru, mengganti photoshoot bikini dengan close up dan candid portraits.  Menurut Kate, adalah tantangan tersendiri untuk tiap majalah mau berubah dan tetap relevan di dunia industri fashion yang serba cepat.

Dari Vogue Australia, Harper Bazaar Australia, Elle Amerika, Kate saat ini menjabat sebagai creative director Marie Claire dan di tahun 2016 dia juga memimpin Google-run project selama New York Fashion Week. Wanita yang punya potongan rambut emo bang ini punya style edgy dan sophisticated modern dengan menggabungkan outfit wanita dan pria, di mana style ini juga dia implementasikan untuk style sehari-harinya.  

 

JULIA SARR-JAMOIS

Wanita ini paling mudah dikenali dengan bright outifts dan rambut keritingnya yang mengembang. Julia Sarr-Jamois adalah editor-at-large dari British Vogue dan merupakan editor-at-large termuda. Karir Julia berawal dari model, dan di umur 19 tahun dia nekat meninggalkan bangku kuliah demi mengejar passionnya di industri fashion dengan magang di i-D Magazine. Berkat kerja kerasnya, hanya dalam dua tahun Julia menjadi fashion editor dan kemudian diangkat sebagai senior fashion editor-at-large. Julia yang kelahiran Senegal ini ngebawa keragaman di dalam dunia Vogue. Di salah satu masterclass-nya, Julia cerita kalo dia nggak cuma tertarik dengan glitz and glam-nya Vogue, tapi juga tertarik dengan street culture, youth culture dan politik. Dan dia beruntung posisinya bisa mengijinkan dia untuk menggabungkan dunia yang berbeda tersebut.


Foto: Berbagai Sumber

Related Articles

CHIC CHOKERS

Kalung chokers yang sempat populer di tahun 1990-an, sekarang hits lagi.

Trend Kecantikan: Apa itu Cushion?

Apa sih cushion itu? Inovasi make up dan skin care dari dunia beauty ini bakal bikin kamu ketagihan!

Gaya Fashion Jeans Denim

Denim, atau yang lebih popular dengan Jeans merupakan style outfit yang multifunction, terutama the iconic blue jeans yang cocok di mix match dengan style apapun.

Membentuk alis dengan Stensil Alis

Membentuk alis dengan stensil alis memang merepotkan. Kalo alis nggak pas akan mempengaruhi muka. Nah dengan alat ini bisa membentuk atau menggambar alis sendiri.

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.