Login

or


Email
Password

Whatsnow

DI BALIK DRAMA DAN KONTROVERSI KYLIE SKIN BY KYLIE JENNER

Setelah sukses dengan lini makeup yang selalu sold out tiap pertama kali rilis, kali ini Kylie Jenner mengarah pada bisnis skin care yang ternyata disambut dengan drama dan kontroversi bahkan sebelum produknya rilis. Kenapa ya?

Jauh sebelum dirilis resmi tanggal 22 Mei 2019 lalu, lini skincare terbaru milik Kylie udah sukses jadi obrolan di internet. Berfokus pada 7 produk khusus untuk area wajah, Kylie Skin mengklaim kalau produk-produknya ini sangat aman dan cocok dipakai untuk segala jenis kulit wajah dan ringan untuk digunakan setiap hari. Mereka adalah facial wash, walnut face scrub, vanilla milk toner, moisturizer, vitamin C serum, eye cream, plus makeup removing wipes.

Di video promosinya, Kylie menjelaskan kalau produknya bebas dari bahan-bahan yang berbahaya untuk kulit seperti paraben, sulfat, alkohol, no animal tested, dan beberapa produk pun fragrance free. Packaging Kylie Skin pun dikemas dengan warna yang cute pink minimalis, simple dan elegan khas Kylie. Dengan nama Kylie dan kemasan yang Instagrammable banget, nggak heran kalo produknya langsung jadi incaran.  

Sekilas, nggak ada yang aneh dari skincare terbaru yang dirilis Kylie. Lalu, apa yang bikin produk skin care ini jadi menuai pro dan kontra?

 

BEHIND THE DRAMA OF KYLIE SKIN

Semua berawal dari video yang dibuat Kylie untuk mempromosikan Kylie Skin ke pasaran. Karena nggak hanya menginformasikan tentang produknya, Kylie pun membuat mini review seputar Kylie Skin dengan maksud untuk meyakinkan para penontonnya. Video ini langsung mendapat tanggapan dan animo yang besar dari netizen dan beauty enthusiast, nggak hanya positif tapi juga ada yang negatif.

Saat disimak, nggak sedikit netizen yang nemuin banyak kejanggalan yang disebutkan Kylie dan membuatnya seakan dirinya membuat review palsu. Misalnya pas Kylie bilang kalau produk-produk Kylie Skin adalah ‘rahasia’ dari kulit cantik dan glowing yang dia achieve.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah The Walnut Face Scrub Kylie Skin yang terbuat dari cangkang kulit walnut yang dihaluskan. Padahal beberapa dermatologis mengklaim kalau walnut scrubs dianggap berbahaya karena bisa nyebabin iritasi kulit, luka-luka kecil, sampai alergi. Seorang Youtuber dan juga dermatologist, Dr Dray, angkat bicara ngebahas tentang walnut scrubs dan seberapa berbahayanya bahan ini. She even mentioned walnut scrubs are probably one of the worst mechanical exfoliant karena mustahil untuk menghancurkan cangkang kulit walnut sampai halus. Dan para beauty enthusiast yang fokus dengan skin care pun mengaitkan The Walnut Face Scrub Kylie Skin dengan kasus St. Ives. St. Ives dituntut oleh dua konsumennya yang mengatakan kulitnya rusak akibat pemakaian produk terkenal tersebut.

Sontak netizen bahkan Licensed Esthethician memposting bukti medis seberapa berbahayanya efek walnut scrubs pada kulit, terutama bila dipakai setiap hari (seperti yang Kylie klaim di video promosinya). Belum selesai isu walnut scrubs, Kylie kemudian memposting ‘tutorial’ dia mencuci muka pakai foaming face wash Kylie Skin yang dianggap membodohi followersnya. Biarpun sudah dibela oleh Kim Kardashian yang bilang “apa yang bisa dilakukan dalam 10 detik?!” people don’t buy it dan semakin menganggap Kylie gagal nggak cuma sebagai influencers tapi juga sebagai pebisnis dalam mempromosikan produknya sendiri.

Ada juga yang mempertanyakan efektivitas dari semua produk Kylie Skin, di mana semua yang diklaim sebagai ‘key ingredients’ ternyata konsentrasinya nggak lebih dari 1% dibanding bahan-bahan lain bila diurutkan pada tabel ingredients di kemasannya. Youtuber SPILL mengangkat tentang ingredients yang digunakan Kylie Skin. SPILL menghilite bahan Phenoxyethanol yang pemakaiannya tidak lebih dari 1% (bahkan kurang). Karena itu apabila kita melihat Phenoxyethanol di list ingredients skin care, kita bisa langsung tahu ingredients yang berada di bawah Phenoxyethanol konsentrasinya (active concentrate-nya) pasti di bawah 1%.

 

HONEST REVIEWS FROM THE GURUS

Walaupun sempat menuai komentar negatif, semua produk Kylie Skin ludes hanya dalam 5 hari. Semua beauty enthusiast beramai-ramai membuat review untuk semua produk Kylie Skin, mulai dari nama-nama besar di deretan beauty guru kayak Patrick Starrr, Promise dan Michelle Phan, hingga Jeffree Star dan Shane Dawson pun ikut memberikan first impression-nya pada produk Kylie Skin.

Dari first impression, rata-rata semua sepakat kalau Kylie Skin nggak seburuk yang dikatakan netizen, terutama walnut scrubnya yang dicap ingredients perusak wajah. Menurut mereka, butirannya masih cukup lembut dan jika nggak digosok secara kasar, walnut scrub nggak akan merusak kulit. Seorang YouTuber bernama Penny Tovar juga membuat video review yang mengulas efek setelah 7 hari pemakaian Kylie Skin. Berbeda dengan first impression yang dibuat oleh para beauty guru, Penny justru memberikan review panjang lebar soal apa yang terjadi pada kulitnya setelah 7 hari setelah pakai keenam produknya. Walaupun nggak berefek luar biasa, Penny merasa ada sedikit perubahan yang baik pada kulitnya dan menganggap kalau komentar negatif pada Kylie Skin nggak seharusnya dilontarkan sebelum para netizen mencoba terlebih dulu produk itu secara langsung dan rutin.

 

IN CONCLUSION, SHOULD I BUY IT?

Merangkum dari semua drama tentang Kylie Skin, sebenarnya yang harus kita fokuskan pertama adalah APAKAH KULIT KITA MEMBUTUHKAN KYLIE SKIN ATAU TIDAK. Biarpun first impression dari yang nge-review bilang Kylie Skin nggak se-jelek yang dibilang netizen tapi dalam masalah skin care kita tidak akan bisa melihat results-nya hanya dalam sekali pakai. Untuk issue walnut scrub sendiri, salah seorang esthetician bilang, efek walnut scrubs itu perlahan tapi pasti. Karena itu seharusnya kasus St. Ives udah bisa jadi wake up call dan jadi pelajaran.

Dan satu hal yang juga musti dihilite, exfoliasi TIDAK SEHARUSNYA dilakukan setiap hari. Dilansir Allure, menurut Joshua Zeichner, the director of cosmetic and clinical research in dermatology at Mount Sinai Hospital in New York City, exfoliasi kulit maksimal TIGA KALI SEMINGGU. Lebih dari itu, skin barrier akan rusak sehingga bikin kulit kering dan inflammasi yang mempercepat skin-aging.

Sedangkan untuk produk Kylie Skin yang lain. Semua reviewer mengatakan hal yang hampir sama, kualitas produk Kylie Skin masih S.T.D, alias standar aja, nggak jelek tapi juga nggak bagus-bagus amat. Promise dan Michelle Phan bilang, Kylie Skin bukanlah produk yang impressive dan nggak akan bikin mereka mengganti skincare lama yang mereka pakai dengan Kylie Skin. Sedangkan Jeffree dan Shane, terlepas mereka me-review Kylie Skin dalam konteks entertaining bukan informatif, adalah basic product, that’s it.

 

PERTIMBANGAN SEBELUM MEMBELI SKIN CARE

Berbeda dengan makeup yang langsung kelihatan hasilnya dalam sekali swatch, skin care butuh setidaknya 2-3 hari untuk melihat respon kulit kita terhadap produk tersebut. Apakah cocok atau justru nimbulin alergi, dan ini berbeda di tiap kulit biarpun kita punya jenis kulit yang sama. Kulit sensitif sekalipun ada yang langsung responsif (seperti yang dialami Shane), ada juga yang baru 5 hari pemakaian baru muncul break out. Inilah kenapa kita harus sangat SELEKTIF dalam memilih produk skin care dan jangan terpaku hanya pada satu reviewer aja, karena sebenarnya mereka tidak tahu secara spesifik apa yang kulit kita butuhkan.

You Tuber TheSocialBrooke bilang, Kylie Skin nggak jelas mentargetkan siapa penggunanya, yang mana ini sebenarnya adalah dasar sebelum mengeluarkan skin care. Ada range umur yang luas pada Kylie Skin. Rangkaian skin care ini dipakai oleh Kylie sendiri, temannya, kakaknya, sampai ke ibunya pun juga pakai. Padahal problema kulit di tiap umur berbeda-beda jadi skin care seharusnya punya fokus konsentrasi target umur supaya si pengguna bisa mendapatkan hasil yang diharapkan. Dan ini salah satu flaws lagi pada Kylie Skin yang orang miss untuk perhatikan.

Bottom line, skin care adalah produk yang sedikit rumit dan tricky karena merupakan investasi kulit jangka panjang. Kalau dari yang dihadapi Kylie sebenarnya ini normal mengingat baru pertama kali Kylie terjun ke dunia skin care sehingga pastinya ada beberapa hal yang terlewatkan. Hopefully dari beberapa kritik yang ada bisa diambil sebagai learning untuk dia mengeluarkan rangkaian Kylie Skin berikutnya.

So, gimana dengan kamu sendiri, tertarik untuk mencoba rangkaian skin care Kylie Skin?


Foto: Harpers Bazaar, Allure, Youtube, Twitter, Instagram

Related Articles

NGOPI DULU, LALU... SELFIE !

Ngopi cantik demi dapet stock foto yang instagramable banget.

CLICK & DOWNLOAD

Ini beberapa celebrity apps yang worth it untuk kita download bareng-bareng.

NO BAKE CAKE RECIPE

Who doesn’t love cake? But to bake them is another story.

NEW IT COUPLES ALERT

Ada banyak young power couples baru yang seru untuk kita kepoin bareng. Selain Taylor & Calvin, ada siapa lagi ya?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.